Sabtu, 24 September 2011
Cinta Para Pejuang
Jika kita menghijrahkan cinta dari kata benda menjadi kata kerja, maka tersusunlah sebuah kalimat peradaban dalam paragraf sejarah. Jika kita menghijrahkan cinta dari jatuh cinta menjadi bangun cinta, maka cinta menjadi sebuah istana...tinggi menggapai syurga----
----Di sana, ada cita dan tujuan yang membuatmu menatap jauh ke depan di kala malam begitu pekat dan mata sebaiknya dipejam saja cintamu masih lincah melesat
jauh melampaui ruang dan masa kelananya menjejakkan mimpi-mimpi.
lalu disengaja malam terakhir engkau terjaga, sadar, dan memilih menyalakan lampu melanjutkan mimpi indah yang belum selesai dengan cita yang besar, tinggi, dan bening
dengan gairah untuk menerjemahkan cinta sebagai kerja dengan nurani, tempatmu berkaca tiap kali dan cinta yang selalu mendengarkan suara hati teruslah melanglang di jalan cinta para pejuang menebar kebajikan, menghentikan kebiadaban, menyeru pada iman. walau duri merantaskan kaki, walau kerikil mencacah telapak sampai engkau lelah, sampai engkau payah sampai keringat dan darah tumpah..
tetapi yakinlah, bidadarimu akan tetap tersenyum
di jalan cinta para pejuang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar